Judul: Love Your Self: It’s Okay Not to Be Okay – Webinar Series 2 oleh Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Universitas Gorontalo

Pada tanggal 12 Oktober 2024, Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Universitas Gorontalo sukses menyelenggarakan Webinar Series 2 dengan tema yang sangat relevan dan penuh makna: “Love Your Self: It’s Okay Not to Be Okay”. Webinar ini dihadiri oleh sekitar 300 peserta, yang terdiri dari civitas akademika Universitas Gorontalo serta masyarakat umum yang antusias untuk mengikuti acara ini.

Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kesadaran, webinar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pentingnya mencintai diri sendiri dan menerima kenyataan bahwa tidak apa-apa untuk merasa tidak baik-baik saja. Tema ini sangat relevan di tengah dinamika kehidupan yang penuh tekanan dan tantangan, baik di dunia akademik maupun kehidupan sehari-hari.

Pembicara yang Inspiratif

Webinar ini menghadirkan dua narasumber yang sangat kompeten di bidangnya, yakni Ibu Aisyah Ummu Hamidah, S.Pd., M.Pd., Kons, Dosen Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Gorontalo, dan Ibu Nurul Maulida Alwi, S.Pd., M.Pd., Dosen Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Gorontalo. Kedua pemateri ini berbagi wawasan tentang bagaimana cara mengenali dan mengelola perasaan diri, serta mengajarkan kepada peserta betapa pentingnya untuk lebih mengutamakan kesehatan mental dan emosional.

Poin Utama Webinar

  1. Mencintai Diri Sendiri: Salah satu pesan utama yang disampaikan oleh para pemateri adalah pentingnya mencintai diri sendiri. Dengan mencintai diri sendiri, kita bisa lebih mudah menerima kekurangan dan kelebihan yang ada dalam diri kita. Hal ini sangat penting untuk mencapai keseimbangan dalam hidup.
  2. Memahami Emosi dan Perasaan: Ibu Aisyah dan Ibu Nurul memberikan penjelasan tentang bagaimana kita seharusnya menyikapi perasaan yang tidak selalu positif. Terkadang, perasaan negatif seperti cemas, stres, atau kesedihan muncul tanpa kita rencanakan. Namun, itu semua adalah bagian dari kehidupan yang perlu kita hadapi dan kelola dengan baik.
  3. Pentingnya Kesehatan Mental: Dalam dunia yang semakin sibuk dan penuh tuntutan, menjaga kesehatan mental menjadi hal yang tak kalah penting dari kesehatan fisik. Webinar ini mengingatkan kita bahwa menjaga keseimbangan emosional dan mental merupakan langkah penting untuk menjalani kehidupan yang sehat dan bahagia.
  4. Tidak Apa-Apa untuk Tidak Baik-Baik Saja: Salah satu poin yang sangat kuat dalam webinar ini adalah pengingat bahwa tidak ada yang salah dengan merasa tidak baik-baik saja. Setiap orang memiliki perjuangannya sendiri, dan kadang-kadang kita butuh waktu untuk meresapi perasaan tersebut, menerima kenyataan, dan mencari solusi untuk mengatasinya.

Interaksi dan Diskusi

Selain pemaparan materi yang bermanfaat, webinar ini juga menyediakan sesi interaktif di mana peserta bisa bertanya langsung kepada para narasumber. Berbagai pertanyaan seputar bagaimana cara mengatasi stres, perasaan cemas, dan cara menjaga hubungan yang sehat dengan diri sendiri dan orang lain, mendapat penjelasan yang sangat menggugah dan membuka perspektif baru bagi banyak peserta.

Penutupan dan Harapan

Acara ini diakhiri dengan pesan yang penuh harapan dari kedua pemateri, yaitu untuk selalu mengingat bahwa kita adalah individu yang berharga, dan sangat wajar untuk merasa tidak baik-baik saja pada beberapa waktu. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa bangkit, mencari dukungan, dan terus berusaha untuk mencintai diri kita sendiri dengan segala kekurangannya.

Webinar ini tidak hanya memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kesehatan mental, tetapi juga menginspirasi peserta untuk terus menjaga diri mereka dengan penuh kasih sayang dan perhatian. Harapannya, para peserta dapat membawa pelajaran dari webinar ini dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat luas.

Melalui acara seperti ini, Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Universitas Gorontalo membuktikan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan mental dan emosional civitas akademika serta masyarakat umum. Semoga kedepannya, akan semakin banyak program-program serupa yang bisa memberikan manfaat bagi banyak orang.