Pada tanggal 25 Oktober 2024, Unit Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling (UPA BK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar rapat perdana konselor sebaya dan mentor teman sebaya dengan agenda Rapat Tindak Lanjut (RTL) program sosialisasi UPA BK UNG ke fakultas-fakultas di lingkungan kampus. Rapat ini bertempat di Gedung UPA BK dan dihadiri oleh berbagai pihak yang terlibat dalam program bimbingan dan konseling di UNG.

Acara dimulai dengan sambutan dari Ibu Idriani Idris, S.Pd., M.Pd, selaku Kepala UPA BK UNG. Dalam sambutannya, Ibu Idriani menekankan pentingnya peran konselor sebaya dan mentor teman sebaya dalam membantu menciptakan lingkungan akademik yang lebih inklusif dan mendukung kesehatan mental mahasiswa. Ia juga mengungkapkan bahwa program sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih jauh layanan bimbingan dan konseling yang tersedia di UPA BK kepada seluruh civitas akademika di UNG, terutama di masing-masing fakultas.


“Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas akademik dan kesejahteraan mahasiswa, UPA BK terus berinovasi dalam memberikan dukungan kepada mahasiswa. Program sosialisasi ini diharapkan dapat membantu mahasiswa lebih mengenal layanan yang kami tawarkan dan juga memfasilitasi mereka dalam menghadapi tantangan akademik maupun pribadi,” jelas Ibu Idriani.
Agenda rapat yang dibahas meliputi berbagai langkah strategis dalam pelaksanaan sosialisasi program bimbingan dan konseling ke fakultas-fakultas. Salah satu tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa informasi terkait layanan UPA BK dapat sampai ke seluruh mahasiswa di setiap fakultas, dengan melibatkan konselor sebaya dan mentor teman sebaya sebagai perantara.
Selama rapat, berbagai materi terkait dengan tugas dan peran konselor sebaya serta mentor teman sebaya juga dibagikan. Ibu Idriani mengingatkan pentingnya keterampilan komunikasi dan empati yang harus dimiliki oleh konselor sebaya dan mentor teman sebaya dalam menjalankan tugas mereka. Mereka diharapkan dapat memberikan dukungan yang baik bagi teman-teman sejurusan dan membantu mereka dalam mengakses layanan yang ada di UPA BK, baik itu untuk konseling pribadi maupun akademik.
Program sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam memperkuat peran UPA BK UNG sebagai lembaga yang memberikan layanan psikologis dan konseling bagi mahasiswa, serta meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya kesehatan mental dalam menunjang prestasi akademik mereka.
Rapat ini diakhiri dengan penjadwalan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka sosialisasi program tersebut, termasuk kunjungan ke fakultas-fakultas yang direncanakan dalam waktu dekat. Diharapkan, melalui kolaborasi antara UPA BK, konselor sebaya, dan mentor teman sebaya, program ini dapat berjalan dengan sukses dan memberi dampak positif bagi seluruh civitas akademika di Universitas Negeri Gorontalo.