Melalui kunjungan ini, UPA BK UNG berharap dapat mempelajari secara langsung berbagai praktik baik (best practices) yang telah diterapkan oleh ULBK UNY. Fokus utama pembelajaran meliputi tata kelola layanan bimbingan dan konseling, proses supervisi dan penjaminan mutu layanan, serta inovasi-inovasi yang dikembangkan dalam menjawab kebutuhan mahasiswa yang semakin kompleks dan dinamis.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat sinkronisasi prosedur operasional standar (SOP), sistem manajemen kasus, serta mekanisme pelaporan layanan BK yang efektif, transparan, dan akuntabel. Dengan adanya keselarasan tersebut, diharapkan layanan BK di UNG dapat berjalan lebih sistematis serta mampu memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan psikologis dan pengembangan potensi mahasiswa.
Rombongan dari Universitas Negeri Gorontalo berjumlah empat orang dan dipimpin langsung oleh Kepala UPA BK UNG selaku ketua delegasi. Delegasi turut didampingi oleh beberapa staf yang membidangi pelatihan, perencanaan dan penganggaran, serta keuangan. Kehadiran tim lintas bidang ini menunjukkan komitmen UPA BK UNG dalam membangun layanan BK secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi teknis layanan, tetapi juga dari aspek manajerial dan keberlanjutan program.
Kunjungan studi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang lebih erat antara UPA BK UNG dan ULBK UNY, serta menjadi referensi penting dalam pengembangan kebijakan dan inovasi layanan bimbingan dan konseling di Universitas Negeri Gorontalo ke depan.
